Kecerdasan buatan (AI) mengubah cara kerja. Banyak perusahaan mengalami kesulitan dalam adopsi yang dapat merusak keberhasilan adopsi alat baru ini dalam proses mereka. Memahami hambatan ini membantu organisasi memanfaatkan AI sambil mempertahankan efisiensi.
Tantangan pelatihan berkelanjutan
Perkembangan AI yang pesat menciptakan tantangan baru bagi para profesional dan perusahaan. Para pekerja khawatir akan tergantikan oleh AI. Namun, AI berfungsi sebagai alat yang memberdayakan, bukan sebagai pengganti:
Menghadirkan AI sebagai alat kolaboratif akan mengurangi resistensi dan mendorong adopsi teknologi ini. Tidak diragukan lagi, beberapa tugas akan hilang seiring berjalannya waktu, tetapi untungnya hanya tugas yang paling membosankan. Hal ini sebenarnya menyiratkan tidak hanya adopsi teknologi dalam proses, tetapi juga perubahan total proses. Singkatnya, perbedaan antara digitalisasi dan transformasi digital. Wawasan: https://www.channelinsider.com/business-management/digitization-vs-digitalization/
Perlindungan dan keamanan data
Privasi dan keamanan merupakan kendala utama. Perusahaan harus, atau seharusnya, melindungi data sensitif dengan memastikan keakuratan sistem AI. Risiko pelanggaran dan informasi yang salah membutuhkan:
Khususnya, adopsi "filter otomatis" dalam pengelolaan data yang paling sensitif, dan penggunaan sistem khusus dalam hal mengelola atau menganalisis keseluruhan data perusahaan, merupakan hal yang mendasar, tidak hanya dalam hal keamanan, namun juga untuk menghindari 'memberikan' data yang sangat berharga kepada pihak ketiga. Namun, seperti yang telah terjadi sebelumnya dalam konteks lain, jenis perhatian ini akan tetap menjadi pendekatan yang 'tercerahkan' dari beberapa organisasi saja. Singkatnya, setiap orang melakukan apa yang dia inginkan, menyadari adanya trade-off dari berbagai pilihan.
Berikut ini adalah daftar singkat poin-poin penting
Mengelola resistensi terhadap perubahan
Pengadopsian membutuhkan strategi manajemen yang mencakup:
Pendekatan dari atas ke bawah
Para pengambil keputusan membutuhkan bukti akan nilai AI. Strategi yang efektif:
Mengelola batasan anggaran
Anggaran dan infrastruktur yang tidak memadai menghambat adopsi. Organisasi bisa:
Aspek hukum dan etika
Penerapannya harus mempertimbangkan:
Pembaruan berkelanjutan
Organisasi harus melakukannya:
Perspektif
Adopsi yang efektif membutuhkan:
Perubahan yang efektif meningkatkan operasi dan kapasitas tenaga kerja melalui pilihan-pilihan yang ditargetkan dan berkelanjutan.